Sudut Jalan Kopral Tanwir |
Di Indonesia banyak sekali pulau diantaranya pulau Jawa,
pulau Sumatera dan lainnya. Salah satunya yaitu pulau Jawa dibagi ada Jawa
Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Di Jawa Tengah terdiri dari 35 Kabupaten,
salah satunya adalah Kabupaten Purbalingga. Purbalingga termauk wilayah yang
luas, baik pinggiran maupun dipusat kota, dipusat kota sendiri banyak terdapat
jalan-jalan yang mempunyai nilai sejarah, seperti Jalan Jenderal sudirman,
Jalan Letkol Isdiman, Jalan Onje, Jalan Dipokusumo, Jalan MT Haryono, Jalan Ahmad Yani dan lain
-lainnya.
Salah
satu nama jalan di kota purbalingga yaitu Jalan Kopral Tanwir. Jalan Kopral
Tanwir merupakan jalan yang berada di kota Purbalingga hampir dekat dengan
pusatnya yaitu alun-alun. Konon dinamakan Jalan Kopral Tanwir karena dahulu ada
seseorang pejuang dari ABRI yang bernama Tanwir dan bertempat tinggal di
Purbalingga, tepatnya disekitar wilayah yang saat ini di namakan Jalan Kopral
Tanwir. Pada suatu saat, ada pertempuran dan dia mengikuti pertempuran itu.
Pertempuran itu berlangsung di daerah Sinduraja. Pertempuran yang berlangsung
di Sinduraja ini juga diikuti oleh Kopral Tanwir, beliau dan teman-temannya
melakukan pertempuran yang banyak memakan korban jiwa.
Pada pertempuran di Sinduraja ini, salah satu yang tertembak
adalah Kopral Tanwir, dan dia tertembak dan gugur di sana. Karena pertempuran
itu, Kopral Tanwir diberikan anugrah oleh masyarakat setempat sebagai seorang
yang pemberani dan mau mengorbankan jiwa raganya untuk mengusir penjajahan.
Karena jasanya itu, dan untuk menghormati jasa-jasanya beliau akhirnya
masyarakat setempat memberikan sebuah nama jalan untuk mengenang nama yang
berani membela negara sekuat tenaga.
Saat ini, Jalan Kopral Tanwir pun sering disebut sebagai
wilayah yang dinamai Gang Panca, karena memang disitu ada sebuah gang yang
berjumlah 5 gang. Gang itu menembus kejalan-jalan besar dikota Purbalingga.
Gang pertama bisa dilalui hingga kepasar kecil dan mengarah kejalan MT Haryono,
sedangkan gang yang kedua menuju kearah Serang, kemudaian gang yang ketiga
menuju kederah Kemantren dan gang yang keempat menuju kedaerah Purwodadi.
Sedangkan gang yang terakhir menuju kearah Kembaran Kulon.
Jadi Gang Panca/ Jalan Kopral Tanwir merupakan nama jalan
yang diambil dari seorang ABRI yang berjuang pada masa pertempuran melawan
Belanda, dan beliau gugur di derah Sinduraja. Sedangkan nama Gang Panca diambil
karena banyaknya gang yang berada di jalan tersebut. Maka dari itulah jalan yang dikenal dengan
Jalan Kopral Tanwir tersebut juga di sebut sebut dengan GangPpanca karena
memiliki lima gang.
Sumber Referensi:
http://jatengprov.go.id/id/newsroom/pemkab-akan-telusuri-sejarah-nama-jalan.,
diakses tanggal 10 Oktober 2016.
Wawancara dengan Ibu Siti, pada tanggal 12
Oktober 2016.